Jenis kanker yang sering terjadi pada lansia (Lanjut usia)

Pada usia lanjut seseorang lebih rentan terkena penyakit kanker dan juga penyakit lainnya, hal ini disebabkan karena pada usia lanjut metabolisme tubuh cenderung menurun yang berakibat turunnya kekebalan tubuh yang berperan aktif melawan bibit penyakit yang tanpa sengaja ataupun diam-diam masuk kedalam tubuh. Selain faktor fisik, faktor psikologi lansia juga ikut mempengaruhi rentannya lansia terjangkit kanker, pada lansia emosi cenderung meledak-ledak tak terkontrol akibat tidak stabilnya hormon karena menopause.

Selain itu, pada usia lanjut resiko penyakit kanker akan meningkat karena kanker tumbuh dan berkembang memerlukan waktu yang cukup lama dan seseorang akan sadar bahwa penyakit kanker tumbuh dan bekembang dalam tubuhnya ketika penyakit kanker tersebut telah menimbulkan gejala, dan itu terjadi di usia-usia lanjut karena sebagian kanker tidak menimbulkan gejala sama sekali di stadium awal dan baru memunculkan gejala pada stadium lanjut bahkan stadium akhir.

Berikut beberapa jenis kanker yang umum diderita oleh lansia, yang mungkin bisa dicegah bila kita menerapkan hidup sehat dan olahraga teratur sejak muda. Minimal, bila kita teratur menjalankan pola hidup sehat sejak dini, apabila di usia lanjut terdiagnosa kanker, tubuh akan lebih siap dan recovery setelah treatment kanker menjadi lebih mudah dan cepat.

Jenis - jenis kanker yang sering terjadi pada usia lanjut

Kanker pada manula cukup beragam, rata-rata kanker justru menyerang kalangan manula karena selain metabolisme tubuh yang turun dan faktor kekebalan tubuh, faktor gaya hidup serta lingkungan berperan serta mempengaruhi terjadinya kanker pada manula, apabila seseorang pada saat muda gaya hidupnya buruk seperti merokok, kelebihan berat badan, kurang olahraga, dan sebagainya, menyebabkan faktor resiko seseorang terkena kanker menjadi meningkat.

Faktor resiko terjadinya kanker pada seseorang terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal, mutasi gen, pola hidup, aktivitas fisik, lingkungan tempat tinggal sampai infeksi virus tertentu merupakan faktor resiko yang umum terjadi di masyarakat.

Gejala yang timbul pun sangat bervariasi, umumnya kanker lansia ataupun kanker yang terjadi di usia dini dan kanker dewasa, menyebab mual, muntah, pusing, dan segian kanker menimbul benjolan yang terlihat oleh mata maupun bersembunyi di balik lapisan kulit dan daging.

Pada umumnya jenis kanker berikut sangat sering ditemukan pada seorang lansia, walaupun hampir semua jenis kanker rentan menyerang lansia dan golongan umur lainnya, jika faktor resiko dan gaya hidup seseorang memang bersinggungan langsung dengan penyakit kanker.

1. Kanker payudara. Jenis kanker ini sangat sering ditemukan pada lansia, namun jarang ditemukan pada seseorang berumur di bawah 30 tahun. Kanker payudara adalah jenis kanker nomor dua yang paling banyak menyebabkan kematian pada wanita, setelah kanker paru-paru.

Kanker payudara bisa menyerang wanita maupun pria, setiap tahun terdapat 2.300 kasus baru kanker payudara pada pria dan 230.000 kasus baru setiap tahunnya kanker payudara pada wanita.

Gejala yang sering ditimbulkan oleh kanker payudara antara lain, terdapat benjolan disekitar payudara, kulit pembungkus payudara kemerah-merahan dan berkerut, keluar cairan asing (bukan ASI) dari puting payudara, dan payudaran berubah bentuk menjadi tak proporsional.

2. Kanker serviks. Sebenarnya kanker serviks bisa dideteksi dengan mudah dengan rajin melakukan screening kanker serviks, pap smear. Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang di saluran leher rahim wanita (serviks).

Pada umumnya kanker serviks disebabkan oleh Human Pappiloma Virus (HPV), perkembangan virus HPV sampai menjadi kanker serviks cukup lambat, berkisar antara 10-20 tahun, oleh karena itu kanker serviks cukup sering ditemukan pada wanita yang lanjut usia.

Kanker serviks tidak menyebabkan gejala apapun pada tahap awal, gejala kanker serviks baru timbul, ketika sudah memasuki stadium lanjut, adapun gejala kanker serviks yang sering timbul, pendarahan ketika berhubungan intim, nyeri pinggul, pendarahan diluar fase menstruasi atau setelah menopause, keputihan abnormal, dan nyeri kelamin.

3. Kanker prostat. Kebanyakan kanker prostat tumbuh secara lambat dan tidak menyebar, bisa saja pria yang terlihat sehat dan bugar, berkembang sel-sel prostat dalam tubuhnya karena pada tahap awal kanker prostat tidak memiliki gejala sama sekali, bahkan sel-sel kanker prostat bisa nonaktif selama bertahun-tahun di dalam tubuh pria, tanpa menimbulkan gejala sedikit pun.

Karena prostat adalah termasuk ke dalam alat reproduksi pria, gejala yang timbul karena kanker prostat tidak jauh-jauh dari situ seperti disfungsi ereksi, sulit buang air kecil, nyeri ketika buang air kecil, dan urine pasien kanker prostat biasanya bercampur bercak darah dan sperma.

4. Kanker kolon dan rektum. Umumnya jenis kanker ini terjadi pada seorang lansia, tetapi semua golongan umur tetap memiliki resiko untuk terserang kanker kolon. Kanker kolon adalah jenis kanker yang terjadi pada usus besar. Sedangkan kanker rektum adalah kanker yang menyerang saluran paling akhir dari usus besar (rektum).

Awal kanker kolon dan kanker rektum hanya berupa polip, apabila polip ini tidak teratasi dan terus berkembang, lama-kelamaan polip-polip yang bersarang di usus besar akan menjadi kanker yang ganas dan bisa menyebar ke organ tubuh lain melalui saluran darah dan kelenjar getah bening.

Gejala yang timbul akibat kanker kolon dan kanker rektum antara lain, terdapat bercak darah pada feses, diarea dan/atau sembelit, tidak bisa buang air besar secara tuntas, dan terasa tidak nyaman pada perut.

5. Kanker paru-paru. Jenis kanker ini merupakan kanker pembunuh nomor satu, baik pada pria maupun pada wanita. Perokok aktif merupakan seseorang yang memiliki resiko paling tinggi terserang kanker paru-paru, semakin lama seseorang merokok, semakin banyak pula rokok yang dihabiskan, semakin besar pula resiko seseorang terserang kanker paru-paru.

Gejala yang timbul karena kanker paru-paru adalah bantuk menahun atau batuk yang tidak kunjung sembuh, batuk disertai bercak darah, sesak nafas, nyeri dada, dan gejala kanker umum seperti mual, muntah, kepala pusing, dan menurunnya berat badan.

6. Kanker kulit. Biasanya kulit yang mengalami kanker kulit adalah kulit yang langsung terpapar oleh sinar matahari, terdapat tiga jenis tipe dari kanker kulit, pertama melanoma, kedua basal cell carcinoma, dan squa cell carcinoma.

Umumnya gejala yang timbul karena kanker kulit adalah perubahan pada ukuran, warna, bentuk, dan teksture pada tahi lalat atau kulit tumbuh lainya.

Reference:
•Mayo Clinic
•American Cancer Society

Subscribe to receive free email updates: