Obesitas dan Kanker

Obesitas dan Kanker

Obesitas dan Kanker
Menurut laporan Internasional Agency for Research on Cancer (IARC), obesitas dapat menyebabkan berbagai jenis kanker.

Obesitas merupakan kondisi yang terjadi akibat adanya tumpukan lemak berlebih dan tidak sehat dalam tubuh. Secara otomatis tumpukan lemak tersebut akan membuat seseorang memiliki kelebihan berat badan.

Sejatinya kanker merupakan penyakit yang terjadi akibat berbagai macam faktor, salah satu faktor risiko yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker adalah obesitas/ kelebihan berat badan.

Keterkaitan penyakit kanker dan obesitas terjadi karena saat seseorang mengalami obesitas, pankreas akan memproduksi hormon insulin lebih banyak untuk mengolah glukosa yang melimpah dalam aliran darah.

Selain itu, obesitas juga menyebabkan produksi hormon esterogen berlebihaan, memicu inflamasi karena reaksi spontan sel imun tubuh, dan sel lemak sendiri juga dapat memicu perkembangan sel kanker secara langsung.

Masih mengacu kepada laporan IARC, beberapa jenis kanker yang diakibatkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas:

1) Kanker Payudara. Obesitas menyebabkan produksi hormon esterogen berlebihan, hal tersebut dapat memicu perkembagann sel kanker pada jaringan payudara.

2) Kanker Endometrium Korpus Uteri. Wanita yang mengalami obesitas lebih berisiko mengidap jenis kanker ini akibat tingginya kadar hormon insulin dalam darah.

3) Kanker Kolon. Jenis kanker yang mulai banyak diderita generasi milenial ini dapat meningkat risikonya bila seseorang mengalami obesitas.

4) Kanker Ginjal. Risiko kanker ginjal akan meningkat dua kali bila seseorang mengalami obesitas.
Read More
Apa itu Kanker Payudara HER2-positif?

Apa itu Kanker Payudara HER2-positif?

Kanker payudara
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yg terjadi pada jaringan payudara. Sel kanker bisa tumbuh di sekitar area payudara seperti kelenjar susu (lobulus), saluran susu yg menuju ke puting (duktus), dan berbagai tempat di jaringan payudara.

Dikutip dari Detiik Health, Penyebab tumbuhnya kanker payudara karena dipicu oleh 3 gen utama yakni estrogen receptor, progresteron receptor, dan HER2 receptor (Human Epidermal factor Receptor 2)

Ada tiga jenis kanker payudara yg paling populer yaitu kanker payudara triple negatif, esterogen atau progresteron positif, dan kanker payudara HER2 positif.

Lalu, apa itu kanker payudara HER2-positif?

Sesuai namanya, disebut kanker payudara HER2 positif karena hasil tes lab menunjukkan bahwa sel kanker positif mengadung banyak protein HER2, namun protein esterogen dan progresteron dalam kadar normal atau negatif.

Kanker payudara HER2 positif memiliki "pangsa pasar" sekitar 15-20 persen dari jumlah pasien kanker payudara keseluruhan. Sedangkan jenis kanker payudara terbanyak adalah esterogen atau progresteron positif.

Read More
Kopi Mengandung Zat Karsinogen Penyebab Kanker, Kedai Kopi di California Wajib Cantumkan Label Peringatan Kanker

Kopi Mengandung Zat Karsinogen Penyebab Kanker, Kedai Kopi di California Wajib Cantumkan Label Peringatan Kanker

Kopi Mengandung Zat Karsinogen Penyebab Kanker
Kopi merupakan minuman yang terbuat dari biji kopi yang dipanggang dan digiling halus menjadi bubuk kopi siap seduh. Menurut penelitian, saat biji kopi dipanggang akan menghasilkan zat kimia akrilamida, yaitu zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.

Karena alasan tersebut, sebuah organisasi non-profit Council for Education and Research on Toxic (CERT) melakukan gugatan hukum kepada 90 perusahaan yang membuat dan/atau menjual kopi, termasuk perusahaan seperti Starbucks, 7-Eleven, Dunkin’ Donuts, dan Peet's Operating. CERT menyebut bahwa perusahaan tersebut tidak memperingatkan konsumen bahwa memanggang biji kopi dapat menghasilkan akrilamida.

Pada Senin 7 mei 2018, Hakim Pengadilan Tinggi, Elihu Berle menyelesaikan putusan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut gagal membuktikan adanya manfaat kesehatan dari minum kopi.

Sebagian perusahaan tergugaat setuju dengan putusan hakim tersebut dan mencatumkan label peringatan kanker pada produk kopi yang dijual. Sementara sebagian perusahaan memilih untuk menunggu keputusan pengadilan selanjutnya.

Benarkah Zat Akrilamida pada Kopi Dapat Menyebabkan Kanker?


Beberapa tahun terakhir, kekhawatiran tentang efek negatif minum kopi mengalami penurunan, bahkan hasil studi terbaru menunjukkan minum kopi dapat memberikan manfaat positif pada kesehatan.

Organisasi kesehatan dunia WHO sejak 2 tahun yang lalu, telah mencabut kopi dari daftar hitam "possible carcinogen" karena belum adanya bukti yang jelas. WHO juga memutuskan kopi bukan penyebab kanker payudara, kanker prostat, atau kanker pankreas. sebaliknya, kopi dapat mengurangi risiko kanker hati dan rahim.

Kopi dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker karena kandungan zat akrilamida, zat tersebut timbul saat penyanggrean biji kopi.

Zat akrilamida merupakan zat karsinogen yang dapat menyebabkan timbulnya kanker. Sebenarnya zat tersebut tidak hanya terdapat pada kopi, semua makanan yang dipanggang atau digoreng mengandung zat akrilamida sebagai efek samping proses memasak.

Selain itu, zat kimia akrilamida juga dihasilkan saat seseorang merokok.

Dr. Otis Brawley, seorang pejabat medis utama dari the American Cancer Society menyatakan, “Yang jadi bahan permasalahan di sini adalah dosis, dan jumah akrilamida yang terkandung dalam kopi, yang sesungguhnya sangat sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah akrilamida yang ditimbulkan dengan merokok.

Beliau melanjutkan, "Saya pikir kita tidak perlu merisaukan dampak dari mengkonsumsi secangkir kopi.”
Read More