Kopi Mengandung Zat Karsinogen Penyebab Kanker, Kedai Kopi di California Wajib Cantumkan Label Peringatan Kanker

Kopi Mengandung Zat Karsinogen Penyebab Kanker
Kopi merupakan minuman yang terbuat dari biji kopi yang dipanggang dan digiling halus menjadi bubuk kopi siap seduh. Menurut penelitian, saat biji kopi dipanggang akan menghasilkan zat kimia akrilamida, yaitu zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.

Karena alasan tersebut, sebuah organisasi non-profit Council for Education and Research on Toxic (CERT) melakukan gugatan hukum kepada 90 perusahaan yang membuat dan/atau menjual kopi, termasuk perusahaan seperti Starbucks, 7-Eleven, Dunkin’ Donuts, dan Peet's Operating. CERT menyebut bahwa perusahaan tersebut tidak memperingatkan konsumen bahwa memanggang biji kopi dapat menghasilkan akrilamida.

Pada Senin 7 mei 2018, Hakim Pengadilan Tinggi, Elihu Berle menyelesaikan putusan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut gagal membuktikan adanya manfaat kesehatan dari minum kopi.

Sebagian perusahaan tergugaat setuju dengan putusan hakim tersebut dan mencatumkan label peringatan kanker pada produk kopi yang dijual. Sementara sebagian perusahaan memilih untuk menunggu keputusan pengadilan selanjutnya.

Benarkah Zat Akrilamida pada Kopi Dapat Menyebabkan Kanker?


Beberapa tahun terakhir, kekhawatiran tentang efek negatif minum kopi mengalami penurunan, bahkan hasil studi terbaru menunjukkan minum kopi dapat memberikan manfaat positif pada kesehatan.

Organisasi kesehatan dunia WHO sejak 2 tahun yang lalu, telah mencabut kopi dari daftar hitam "possible carcinogen" karena belum adanya bukti yang jelas. WHO juga memutuskan kopi bukan penyebab kanker payudara, kanker prostat, atau kanker pankreas. sebaliknya, kopi dapat mengurangi risiko kanker hati dan rahim.

Kopi dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker karena kandungan zat akrilamida, zat tersebut timbul saat penyanggrean biji kopi.

Zat akrilamida merupakan zat karsinogen yang dapat menyebabkan timbulnya kanker. Sebenarnya zat tersebut tidak hanya terdapat pada kopi, semua makanan yang dipanggang atau digoreng mengandung zat akrilamida sebagai efek samping proses memasak.

Selain itu, zat kimia akrilamida juga dihasilkan saat seseorang merokok.

Dr. Otis Brawley, seorang pejabat medis utama dari the American Cancer Society menyatakan, “Yang jadi bahan permasalahan di sini adalah dosis, dan jumah akrilamida yang terkandung dalam kopi, yang sesungguhnya sangat sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah akrilamida yang ditimbulkan dengan merokok.

Beliau melanjutkan, "Saya pikir kita tidak perlu merisaukan dampak dari mengkonsumsi secangkir kopi.”

Subscribe to receive free email updates: